Minggu, 03 Maret 2013

CINTA ???

Banyak orang berbicara tentang masalah ini tapi tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Atau tidak menjelaskan batasan-batasan dan maknanya secara syari. Dan kapan seseorang itu keluar dari batasan-batasan tadi. Dan seakan-akan yang menghalangi untuk membahas masalah ini adalah salahnya ¬pemahaman bahwa pembahasan masalah ini berkaitan dengan akhlaq yang rendah dan berkaitan dengan perzinahan, perkataan yang keji. Dan hal in adalah salah. Tiga perkara ini adalah sesuatu yang berkaitan dengan manusia yang memotivasi untuk menjaga dan mendorong kehormatan dan kemuliaannya.

Aku memandang pembicaraan ini yang terpenting adalah batasannya, penyimpangannya, kebaikannya, dan kejelekannya. Tiga kalimat ini ada dalam setiap hati manusia, dan mereka memberi makna dari tiga hal ini sesuai dengan apa yang mereka maknai.


1. Cinta (AI-Hubb)
Cinta yaitu Al-Widaad yakni kecenderungan hati pada yang dicintai, dan itu termasuk amalan hati, bukan amalan anggota badan/dhahir. Pernikahan itu tidak akan bahagia dan berfaedah kecuali jika ada cinta dan kasih sayang diantara suami-isteri. Dan kuncinya kecintaan adalah pandangan. Oleh karena itu, Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, menganjurkan pada orang yang meminang untuk melihat pada yang dipinang agar sampai pada kata sepakat dan cinta, seperti telah kami jelaskan dalam bab Kedua.

Sungguh telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Nasa’i dari Mughirah bin Su’bah Radhiyallahu ‘anhu berkata ;”Aku telah meminang seorang wanita”, lalu Rasulullah
shalallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadaku :’Apakah kamu telah melihatnya ?” Aku berkata :”Belum”, maka beliau bersabda : ‘Maka lihatlah dia, karena sesungguhnya hal itu pada akhimya akan lebih menambah kecocokan dan kasih sayang antara kalian berdua’

Sesungguhnya kami tahu bahwa kebanyakan dari orang-orang, lebih-lebih pemuda dan pemudi, mereka takut membicarakan masalah “cinta”, bahkan umumnya mereka mengira pembahasan cinta adalah perkara-perkara yang haram, karena itu mereka merasa menghadapi cinta itu dengan keyakinan dosa dan mereka mengira diri mereka bermaksiat, bahkan salah seorang diantara mereka memandang, bila hatinya condong pada seseorang berarti dia telah berbuat dosa.

Kenyataannya, bahwa di sini banyak sekali kerancuan-kerancuan dalam pemahaman mereka tentang “cinta” dan apa-apa yang tumbuh dari cinta itu, dari hubungan antara laki-laki dan perempuan. Dimana mereka beranggapan bahwa cinta itu suatu maksiat, karena sesungguhnya dia memahami cinta itu dari apa-apa yang dia lihat dari lelaki-lelaki rusak dan perempuan-perempuan rusak yang diantara mereka menegakkan hubungan yang tidak disyariatkan. Mereka saling duduk, bermalam, saling bercanda, saling menari, dan minum-minum, bahkan sampai mereka berzina di bawah semboyan cinta. Mereka mengira bahwa ‘cinta’ tidak ada lain kecuali yang demikian itu. Padahal sebenarnya tidak begitu, tetapi justru sebaliknya.

Sesungguhnya kecenderungan seorang lelaki pada wanita dan kecenderungan wanita pada lelaki itu merupakan syahwat dari syahwat¬-syahwat yang telah Allah hiaskan pada manusia dalam masalah cinta, Artinya Allah menjadikan di dalam syahwat apa-apa yang menyebabkan hati laki-laki itu cenderung pada wanita, sebagaimana firman Allah Ta’ala (yang artinya) :
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak,… “,
(Q.S Ali¬-Imran : 14)

Andaikan tidak ada rasa cinta lelaki pada wanita atau sebaliknya, maka tidak ada pernikahan, tidak ada keturunan dan tidak ada keluarga. Namun, Allah Ta’ala tidaklah menjadikan lelaki cinta pada wanita atau sebaliknya supaya menumbuhkan diantara keduanya hubungan yang diharamkan, tetapi untuk menegakkan hukum-hukum yang disyari’atkan dalam bersuami isteri, sebagaimana tercantum dalam hadits Ibnu Majah, dari Abdullah bin Abbas radiyallahu anhuma berkata : telah bersabda Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam :
Tidak terlihat dua orang yang saling mencintai, seperti pemikahan .�?

Dan agar orang-orang Islam menjauhi jalan-jalan yang rusak atau keji, maka Allah telah menyuruh yang pertama kali agar menundukan pandangan, karena pandangan’ itu kuncinya hati, dan Allah telah haramkan semua sebab-sebab yang mengantarkan pada Fitnah, dan kekejian, seperti berduaan dengan orang yang bukan mahramya, bersenggolan, bersalaman, berciuman antara lelaki dan wanita, karena perkara ini dapat menyebabkan condongnya hati. Maka bila hati telah condong, dia akan sulit sekali menahan jiwa setelah itu, kecuali yang dirahmati Allah Subhanahu wa ta’ala.

Allah lah yang menghiasi bagi manusia untuk cinta pada syahwat ini, maka manusia mencintainya dengan cinta yang besar, dan sungguh telah tersebut dalam hadits bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Diberi rasa cinta padaku dari dunia kalian ; wanita dan wangi¬-wangian dan dijadikan penyejuk mataku dalam sholat�?
( HR Ahmad, Nasa’i, Hakim dan Baihaqi)

Bahwa Allah tidak akan menyiksa manusia dalam kecenderungan hatinya. Akan tetapi manusia akan disiksa dengan sebab jika kecenderungan itu diikuti dengan amalan-amalan yang diharamkan. Contohnya : apabila lelaki dan wanita saling pandang memandang atau berduaan atau duduk cerita panjang lebar, lalu cenderunglah hati keduanya dan satu sama lainnya saling mencinta, maka kecondongan ini tidak akan menyebabkan keduanya disiksanya, karena hal itu berkaitan dengan hati, sedang manusia tidak bisa untuk menguasai hatinya. Akan tetapi, keduanya diazab karena yang dia lakukan. Dan karena keduanya melakukan sebab yang menyampaikan pada ‘cinta’, seperti telah kami sebutkan. Dan keduanya akan dimintai tanggungjawab dan akan disiksa juga dari setiap keharaman yang dia perbuat setelah itu.

Adapun cinta yang murni yang dijaga kehormatannya, maka tidak ada dosa padanya, bahkan telah disebutkan oleh sebagian ulama seperti Imam Suyuthi, bahwa orang yang mencintai seseorang lalu menjaga kehormatan dirinya dan dia menyembunyikan cintanya maka dia diberi pahala, sebagaimana akan dijelaskan dalam ucapan kami dalam bab ‘Rindu’. Dan dalam keadaan yang mutlak, sesungguhnya yang paling selamat yaitu menjauhi semua sebab-sebab yang menjerumuskan hati dalam persekutuan cinta, dan mengantarkan pada bahaya-bahaya yang banyak, namun sangat sedikit mereka yang selamat.


2. Rindu (Al-’Isyq)
Rindu itu ialah cinta yang berlebihan, dan ada rindu yang disertai dengan menjaga diri dan ada juga yang diikuti dengan kerendahan. Maka rindu tersebut bukanlah hal yang tercela dan keji secara mutlak. Tetapi bisa jadi orang yang rindu itu, rindunya disertai dengan menjaga diri dan kesucian, dan kadang-kadang ada rindu itu disertai kerendahan dan kehinaan.

Sebagaimana telah disebutkan, dalam ucapan kami tentang cinta maka rindu juga seperti itu, termasuk amalan hati, yang orang tidak mampu menguasainya. Tapi manusia akan dihisab atas sebab-sebab yang diharamkan dan atas hasil-hasilnya yang haram. Adapun rindu yang disertai dengan menjaga diri padanya dan menyembunyikannya dari orang-orang, maka padanya pahala, bahkan Ath-Thohawi menukil dalam kitab Haasyi’ah Marakil Falah dari Imam Suyuthi yang mengatakan bahwa termasuk dari golongan syuhada di akhirat ialah orang-orang yang mati dalam kerinduan dengan tetap menjaga kehormatan diri dan disembunyikan dari orang-orang meskipun kerinduan itu timbul dari perkara yang haram sebagaimana pembahasan dalam masalah cinta.

Makna ucapan Suyuthi adalah orang-orang yang memendam kerinduan baik laki-laki maupun perempuan, dengan tetap menjaga kehormatan dan menyembunyikan kerinduannya sebab dia tidak mampu untuk mendapatkan apa yang dirindukannya dan bersabar atasnya sampai mati karena kerinduan tersebut maka dia mendapatkan pahala syahid di akhirat.

Hal ini tidak aneh jika fahami kesabaran orang ini dalam kerinduan bukan dalam kefajiran yang mengikuti syahwat dan dia bukan orang yang rendah yang melecehkan kehormatan manusia bahkan dia adalah seorang yang sabar, menjaga diri meskipun dalam hatinya ada kekuatan dan ada keterkaitan dengan yang dirindui, dia tahan kekerasan jiwanya, dia ikat anggota badannya sebab ini di bawah kekuasaannya. Adapun hatinya dia tidak bisa menguasai maka dia bersabar atasnya dengan sikap afaf (menjaga diri) dan menyembunyikan kerinduannya sehingga dengan itu dia mendapa pahala.


3. Cemburu (Al-Ghairah)
Cemburu ialah kebencian seseorang untuk disamai dengan orang lain dalam hak-haknya, dan itu merupakan salah satu akibat dari buah cinta. Maka tidak ada cemburu kecuali bagi orang yang mencintai. Dan cemburu itu ternasuk sifat yang baik dan bagian yang mulia, baik pada laki-laki atau wanita.
Ketika seorang wanita cemburu maka dia akan sangat marah ketik~asuaminya berniat kawin dan ini fitrah padanya. Sebab perempuan tidak akan menerima madunya karena kecemburuannya pada suami, dia senang bila diutamakan, sebab dia mencintai suaminya. Jika dia tidak mencintai suaminya, dia tidak akan peduli (lihat pada bab 1). Kita tekankan lagi disini bahwa seorang wanita akan menolak madunya, tetapi tidak boleh menolak hukum syar’i tentang bolehnya poligami. Penolakan wanita terhadap madunya karena gejolak kecemburuan, adapun penolakan dan pengingkaran terhadap hukum syar’i tidak akan terjadi kecuali karena kelalaian dan kesesatan.

Adapun wanita yang shalihah, dia akan menerima hukum-hukum syariat dengan tanpa ragu¬-ragu, dan dia yakin bahwa padanya ada semua kebaikan dan hikmah. Dia tetap memiliki kecemburuan terhadap suaminya serta ketidaksenangan terhadap madunya.
Kami katakan kepada wanita-wanita muslimah khususnya, bahwa ada bidadari yang jelita matanya yang Allah Ta’ala jadikan mereka untuk orang mukmin di sorga. Maka wanita muslimat tidak boleh mengingkari adanya ‘bidadari’ ini untuk orang mukmin atau mengingkari hai-hal tersebut, karena dorongan cemburu.

Maka kami katakan padanya :
1. Dia tidak tahu apakah dia akan berada bersama suaminya di surga kelak atau tidak.
2. Bahwa cemburu tidak ada di surga, seperti yang ada di dunia.
3. Bahwasanya Allah Subhanahu wa ta’ala telah mengkhususkan juga bagi wanita dengan kenikmatan-kenikmatan yang mereka ridlai, meski klta tidak mengetahui secara rinci.
4. Surqa merupakan tempat yang kenikmatannya belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terbetik dalam hati manusia, seperti firman Allah Ta’ala :
“Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaltu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata scbagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan�?
(Q.S As-Sajdah : 17)

Oleh karena itu, tak seorang pun mengetahui apa yang tcrsembunyi bagi mereka dari bidadari-bidadari penyejuk mata sebagai balasan pada apa-apa yang mereka lakukan. Dan di sorga diperoleh kenikmatan-kenikmatan bagi mukmin dan mukminat dari apa-apa yang mereka inginkan, dan juga didapatkan hidangan-hidangan, dan akan menjadi saling ridho di antara keduanya sepenuhnya. Maka wajib bagi keduanya (suami-isteri) di dunia ini untuk beramal sholeh agar memperoleh kebahagiaan di sorga dengan penuh kenikmatan dan rahmat Allah Ta’ala yang sangat mulia lagi pemberi rahmat.

Adapun kecemburuan seorang laki-laki pada keluarganya dan kehormatannya, maka hal tersebut ‘dituntut dan wajib’ baginya karena termasuk kewajiban seorang laki-laki untuk cemburu pada kehormatannya dan kemuliaannya. Dan dengan adanya kecemburuan ini, akan menolak adanya kemungkaran di keluarganya. Adapun contoh kecemburuan dia pada isteri dan anak-anaknya, yaitu dengan cara tidak rela kalau meraka telanjang dan membuka tabir di depan laki-laki yang bukan mahramnya, bercanda bersama mereka, hingga seolah-olah laki-laki itu saudaranya atau anak-anaknya.

Anehnya bahwa kecemburuan seperti ini, di jaman kita sekarang dianggap ekstrim-fanatik, dan lain-lain. Akan tetapi akan hilang keheranan itu ketika kita sebutkan bahwa manusia di jaman kita sekarang ini telah hidup dengan adat barat yang jelek. Dan maklum bahwa masyarakat barat umumnya tidak mengenal makna aib, kehormatan dan tidak kenal kemuliaan, karena serba boleh (permisivisme), mengumbar hawa nafsu kebebasan saja. Maka orang¬orang yang mengagumi pada akhlaq-akhlaq barat ini tidak mau memperhatikan pada akhlaq Islam yang dibangun atas dasar penjagaan kehormatan, kemuliaan clan keutamaan.

Sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam telah mensifati seorang laki-laki yang tidak cemburu pada keluarganya dengan sifat-¬sifat yang jelek, yaitu Dayyuuts: Sungguh ada dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabraani dari Amar bin Yasir ; serta dari Al-Hakim, Ahmad dan Baihaqi dan Abdullah bin Amr , dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bahwa ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga yaitu peminum khomr, pendurhaka orang tua dan dayyuts. Kemudian Nabi menjelaskan tentang dayyuts, yaitu orang yang membiarkan keluarganya dalam kekejian atau kerusakan, dan keharaman.


(Dikutip darikitab Ushulul Mu’asyarotil Zaujiyah, Penulis: Al-Qodhi Asy-Syaikh Muhammad Ahmad Kan’an, Edisi Indonesia “Tata Pergaulan Suami Istri Jilid I�? Penerbit Maktabah Al-Jihad, Jogjakarta)

Sumber : http://menikahsunnah.wordpress.com/cinta/
»»  READMORE...

Kamis, 21 Februari 2013

Ukirlah Kesalahan di Atas Pasir

Pada suatu ketika, hiduplah sepasang sahabat yang sedang berkeliling dunia dengan berjalan kaki. Mereka selalu seirama, memasuki pedalaman hutan, melewati lembah, mendaki gunung dan melewati gurun pasir yang luas. Sepanjang perjalanan, banyak cerita menyenangkan dan menyedihkan, seringkali mereka bercanda, namun tak jarang mereka bertengkar.


Salah satu di antaranya bertugas membaca peta, menentukan jalan mana yang harus diambil sehingga mereka tidak tersesat. Suatu hari, entah karena kehilangan konsentrasi atau sedang melamun, ia salah membaca peta, maka tersesatlah mereka. Seharusnya mereka sudah tiba di sebuah desa, tidur menumpang di rumah penduduk dan menikmati kehangatan, akhirnya mereka harus bermalam di dalam hutan dan berjaga kalau-kalau ada hewan buas yang mengancam nyawa mereka. Mereka sangat kedinginan, dan kelaparan.


Esok harinya, sahabatnya yang marah enggan mengajaknya berbicara. Iapun melampiaskan amarahnya pada sebuah batu. Dituliskannya kesalahan si pembaca peta karena telah membuat keduanya tersesat. Iapun akhirnya meminta peta tersebut, dan memutuskan menjadi penunjuk jalan.


Hari sudah hampir larut malam, tak jua mereka menemukan rumah penduduk. Mereka justru terdampar d gurun pasir. Di depan mereka hamparan pasir luas seperti tak berbatas. Ia tetap ngotot untuk menyeberangi lautan pasir tersebut. Dengan langkah berat, sahabatnya mengikuti, dan ternyata mereka tersesat lagi.


Tentu saja sahabat yang awalnya menjadi penunjuk jalan itu balas marah. Saat tersesat di hutan, mereka masih enak bisa tidur di atas pohon dan memakan buah-buahan liar. Tetapi, di gurun, bagaimana mereka bisa makan sesuatu? Mereka semakin kelaparan.


Keesokan harinya, ia melampiaskan amarahnya di atas pasir. Dituliskannya besar-besar kemarahan yang ia rasakan. Heran dengan yang dilakukan sahabatnya, bertanyalah sahabat yang lain. "Aku kemarin juga melampiaskan kemarahanku, kutulis besar-besar di batu. Tapi mengapa kau malah melampiaskan amarahmu di pasir?" tanyanya penuh keheranan.


Masih dengan wajah marahnya, ia menoleh dan menjawab. "Tentu saja aku menulisnya di pasir. Aku tak mau semua orang membacanya kelak. Aku berharap amarah itu akan hilang tertiup angin, dan tidak tersimpan lama di sana," katanya tegas.


Terharu, dipeluknya sahabat yang sedang marah itu erat-erat. "Maafkan aku, sahabat. "
Hendaknya, sebuah kemarahan itu memang tidak disimpan di dalam hati. Jangan diukir dan dikoar-koarkan sehingga semua orang tahu. Jangan pula dibiarkan menjadi prasasti yang akhirnya akan berbuah dendam.


Lebih baik, amarah ditulis di atas pasir. Dan berdoalah agar amarahmu ikut pergi saat angin bertiup nanti. :))

»»  READMORE...

Rabu, 13 Februari 2013

Today is My Birhtday

Hari esok tepatnya tanggal 14 Februari 2013, usiaku genap 20 tahun. Apa yg special di ulang tahunku tahun ini? Sekilas mungkin tidak ada, tapi aku cukup bahagia dengan adanya kehadiran ibu, kakak dan teman-temanku. Walau ada terselip kesedihan di dalamnya, tanpa adanya sosok ayah di tahun ini. Dan cukup membahagiakan adanya ucapan "selamat ulang tahun" dari dua orang yg menempati ruang di hatiku.

Aku rasa dengan ucapan dan do'a yg mereka selipkan tepat dihari jadiku, itu semua adalah kado terindah untukku. Dan lewat mereka semua Tuhan memberkahi hari ulang tahunku tahun ini. Aku tidak meminta banyak, aku hanya ingin tetap bisa bersama orang-orang yg aku sayang dan menyayangiku. Semoga disisa umurku sa'at ini aku bisa menjadi orang yg lebih baik lagi dan tidak membebani orang lain. Karena, bertambah usia dalam hitunganku berkurang usia dalam hitungan Engkau.

Dan semoga aku dan ibu diberikan kekuatan lebih dalam menghadapi hidup ini, menjalani hari-hari dengan penuh semangat, tanpa mengeluh, tanpa air mata dan tetap tersenyum. Walau aku sadar, hidupku sa'at ini sudah tidak lengkap lagi. Tanpa adanya seorang ayah, karena hidup tanpa seorang ayah seperti rumah yg kehilangan pondasi. Tapi aku yakin, aku dan ibu pasti bisa melewati hidup ini berdu'a dan suatu hari nanti Engkau akan mengabulkan cita-citaku. Demi ibu akan ku lalui hidupku. Karena aku tahu Engkau selalu bersamaku.

Terima kasih Tuhan.. apa yg Engkau berikan di tahun-tahun sebelumnya. Semoga di tahun ini jauh lebih baik lagi, diberi berkah dan lindungan oleh-Mu, bersama-sama orang tersayang dan tercinta. Sampai sa'at dimana engkau memanggilku untuk pulang menghadapmu. :))

*Amin*


»»  READMORE...

Minggu, 03 Februari 2013

Pilih Pria Yang Kita Cintai Atau Pria Yang Mencintai Kita?

Mana yang lebih Kalian pilih untuk menjadi pendamping hidup?
1. Pria yang kamu cintai, atau
2. Pria yang mencintai kamu.
Apapun jawaban kalian, coba luangkan waktu sebentar untuk membaca tulisan di bawah ini, terutama jika saat ini kalian masih single dan 'mengejar-ngejar' seorang pria idaman (tapi dia cuek saja).


Kejar Sampai Dapat! Lalu di-PHP-in
Masalah hati dan cinta seringkali menemukan jalan buntu, padahal jika kalian mau sedikit tenang, membuka mata dan membuka hati, ada banyak kesempatan cinta yang datang. Salah satu masalah cinta yang sering datang adalah.. wanita cenderung mengejar pria yang dia cintai, bahkan saat tahu bahwa pria ini cuek atau menjauh, wanita tetap kukuh pada pendirian hatinya: kejar sampai dapat!!! Apalagi jika si pria ini misterius dan bikin penasaran untuk ditakhlukkan.
Dalam kondisi seperti di atas, jika sang wanita terus menerus mengejar, si pria bisa melakukan dua hal. Satu, dia tetap cuek dan menganggap sang wanita hanya sebagai temannya saja (atau bahkan penggemarnya karena ngejar-ngejar terus). Kedua, sang pria diam saja, seolah-olah memberikan harapan. Kemudian sang wanita merasa jadi korban dan berpendapat kalau si pria adalah Pemberi Harapan Palsu (PHP). Padahal dari awal sudah jelas, pria ini hanya main-main dan tidak serius, bahkan cuek dengan segala kebaikan yang diberikan wanita.

Kebaikan Hati Pria Lain Jadi Tertutup
Di sisi lain, ada pria lain yang mendekati sang wanita. Pria ini lebih serius, lebih bisa menjaga komitmen dan mencintai sang wanita dengan hati yang tulus. Sayangnya, karena sang wanita masih sibuk mengejar-ngejar pria idamannya, pria baik hati ini cenderung diabaikan, bahkan sang wanita merasa pria ini kerjaannya hanya mengganggu saja. Padahal, jika sang wanita mau memberi sedikit saja kesempatan untuk mengenal pria ini, ada cinta yang lebih tulus, perhatian yang lebih besar, dan keseriusan untuk berkomitmen, tiga elemen yang tidak didapat sang wanita dari pria pujaan hatinya yang masih dia kejar-kejar itu.

Hey! Apakah Anda tersenyum kecut membaca tulisan di atas?
Jatuh cinta tidak pernah salah, pada siapapun hati kalian tertancap. Tapi sebuah hubungan asmara butuh kerjasama, jika hanya satu pihak yang menggebu-gebu tapi pihak satunya cuek, akan pincang.
Berapa lama waktu yang kalian habiskan untuk mengejar pria idaman yang kalian cintai itu? Bagus jika dia membalas perasaan kalian, tetapi jika tidak, bukankah cinta tidak bisa dipaksakan? Berapa lama waktu sia-sia yang sudah kalian habiskan untuk mengejarnya? Pria yang serius dengan kalian akan memikirkan penuaan yang terjadi pada diri kalian (kita semua tidak bisa menghindari jam biologis).
Karena itu, jika kalian berada pada kondisi 'sang wanita' dalam artikel ini, tarik sebentar napas kalian. Mau mengejarnya sampai berapa lama lagi? Tidakkah kalian telah menutup mata dan hati pada pria-pria baik yang hadir dalam hidup kalian selama ini?
Cinta memang tidak bisa dipaksakan, tetapi tidak ada salahnya kalian memberi kesempatan pria yang ingin mendekati kalian. Atau lebih tepatnya, memberi kesempatan diri kalian untuk mengenalnya. Bukankah lebih menyenangkan menghabiskan waktu bersama orang yang mencintai kita? Karena kita punya banyak kesempatan untuk balas mencintainya.
»»  READMORE...

Pilih Mana, Masa Lalu Atau Masa Depan

Masa lalu...

Apa sih sebenarnya alasan kamu ingin kembali ke masa lalu?
Kebanyakan memilih masa lalu karena pernah merasa kecewa, ingin mewujudkan keinginan yang belum terwujud, ingin memperbaiki kesalahan, ingin mengulang keadaan atau bahkan mengubah keputusan, benar tidak?
Kita jadi berpikir, seandainya di masa lalu tidak begini, seandainya bukan keputusan itu yang diambil, seandainya dan seandainya...
Tanpa disadari, hidup ini akhirnya dipenuhi dengan penyesalan, rasa takut, tidak percaya diri, dan ragu-ragu. Apakah yang nanti akan terjadi jika begini, bagaimana jika ternyata ini bukan keputusan terbaik? Bisa ditebak bahwa kebahagiaan itu tidak akan pernah ada selama kamu menempatkan masa lalu hanya sebagai penyesalan, bukan?


Masa depan...

Dan apabila bisa melompat ke masa depan, mungkin akan ada banyak tips-tips yang bisa diambil, agar di masa sekarang tidak melakukan kesalahan. Dan mungkin, dengan 'keserakahan' bisa bermain sedikit curang agar bisa meraih keuntungan, kemudian kembali ke masa sekarang.
Namun begitu kamu tahu bahwa masa depan kamu tak terlalu baik, apa dampaknya bagi diri? Ya, seperti halnya saat memilih masa lalu, kepercayaan diri berkurang dan lambat laun hilang, hanya ada rasa takut dan khawatir, selalu ragu-ragu, dan takut menyesal.
Lantas apa enaknya mengetahui masa depan jika tak bisa bahagia?
Bersyukurlah karena kamu hidup di masa kini, masa di mana kamu bebas melakukan semua hal sesuai dengan keinginan kamu. Tak perlu terbebani dengan perasaan takut, khawatir yang berlebihan, penyesalan, rasa bersalah, dan semua rasa yang tidak menyenangkan. Kamu hanya perlu menjalani kehidupan dengan penuh semangat, disiplin, rasa cinta, dan bekal pengalaman agar di masa depan bisa lebih berbahagia.


Tidak susah kan? :))
»»  READMORE...

4 Hal yang Membuat Wanita Merasa Dicintai

Wanita biasanya mudah tersentuh dengan hal-hal yang bersifat sentimentil. Bahkan tindakan sekecil apapun, bisa membuat wanita merasa dihargai dan dicintai kekasihnya.
Namun, banyak pria yang masih tidak mengerti bagaimana menyenangkan kekasihnya. Padahal, tidak perlu usaha yang sulit untuk membuat wanita merasa dicintai. Dikutip dari Times of India, berikut ini empat hal yang bisa meluluhkan hati wanita.

 


1. Pelukan
Jangan remehkan kekuatan pelukan. Wanita akan merasa sangat dicintai dan disayangi saat dipeluk kekasihnya. Apalagi jika pelukan itu diberikan pada momen yang tak terduga. Misalnya, pelukan spontan saat sedang jalan bersama, atau pelukan dari belakang ketika wanita sedang melamun. Para kaum hawa juga bisa tahu, seberapa tulus seseorang mencintai dia dari cara pria memeluk mereka.

 

2. Ucapan ‘Aku Cinta Kamu’
Mungkin para pria menganggap, tindakan saja sudah cukup untuk mengungkapkan rasa cintanya. Tapi tidak begitu dengan wanita. Mereka seperti perlu sebuah pernyataan dalam bentuk verbal, yang semakin membuatnya yakin kalau dia benar-benar dicintai.

Bukan berarti wanita suka rayuan gombal, tapi minimnya ucapan cinta, bisa membuat wanita khawatir akan hubungan asmara yang dijalani dan merasa tidak diperhatikan. Wanita pun tidak butuh mendapat ucapan ‘Aku sayang/cinta kamu’ setiap saat, hanya pada momen-momen tertentu saja. Contohnya saat ulang tahun, perayaan satu tahun pacaran, atau sesekali di waktu yang tak terduga.

 

3. Perhatian
Sekeras dan sekuat apapun dia, seorang wanita tetap membutuhkan perhatian dari kekasihnya. Pesan singkat seperti, ‘bagaimana pekerjaan kamu hari ini?’ atau ‘sudah makan belum?’ yang dia terima setelah lelah bergelut dengan tugas kantor seharian, akan membuatnya merasa diperhatikan setiap saat. Sebuah kencan romantis di akhir pekan, juga merupakan salah satu bentuk perhatian yang buat wanita merasa dicintai.

 

4. Kado Emosional
Apa itu kado emosional? Bukan sekedar hadiah, juga tidak perlu benda mewah yang berharga mahal. Tapi sesuatu yang memiliki kedekatan emosional dengan si wanita.

Misalnya membelikan satu ikat bunga favoritnya, cd album musisi kesukaan atau makanan yang disukainya. Hadiah juga bisa berupa satu botol parfum yang diselipkan di tas, saat parfum miliknya sudah hampir habis. Satu hal lagi, tidak perlu momen khusus untuk memberikan hadiah. Kado di saat tak terduga, justru semakin membuatnya merasa spesial.

»»  READMORE...

Sabtu, 02 Februari 2013

9 Sikap Romantis Yang Bisa Menyenangkan Pria



 


Cukup dengan melakukan hal-hal sederhana seperti memberinya perhatian kecil atau ikut dalam kegiatan yang jadi hobinya, sudah cukup untuk membuat kekasih senang dan ingin selalu ada di dekat Anda. Ini dia beberapa tips yang bisa wanita lakukan untuk menyenangkan hati pria, seperti dikutip Times of India:
 


1. Ikut Kumpul Bersama Teman-temannya
Sesekali, luangkan waktu untuk ikut kegiatan bersama si dia dan teman-temannya. Kenali lingkungan di mana dia bersosialisasi. Jika Anda bisa membaur dengan teman-temannya, si dia akan menilai Anda pribadi yang 'easy going' dan mau dilibatkan dalam kegiatan yang disukainya.


2. Kirim Pesan Mesra

Kirimkan dia pesan mesra tentang betapa menyenangkannya kencan semalam, atau betapa romantisnya perlakuan si dia kepada Anda saat kencan. Kirim pesan di waktu-waktu tak terduga. Misalnya pada jam kantor, tengah malam, atau pagi setelah dia bangun tidur.

 

3. Jaga Sikap
Saat jatuh cinta, dunia memang serasa milik berdua. Tapi jangan berlebihan mengumbar kemesraan di depan umum. Pasangan Anda mungkin akan merasa risih jika Anda selalu menggandeng, merangkul atau membelainya sepanjang jalan. Orang lain juga akan merasa tidak nyaman melihat kalian berdua.

 

4. Hindari Bertengkar di Tempat Umum
Jika Anda dan si dia bertengkar, jangan membentak atau menangis di depan umum. Cari tempat yang tenang untuk membicarakan masalah, atau tunggu hingga emosi benar-benar stabil baru mulai bicara serius.

 

5. Buatkan Makanan
Ini cara sederhana yang cukup efektif mengambil hati kekasih Anda. Memberikan makanan buatan sendiri akan lebih meninggalkan kesan spesial dibandingkan memberi makanan jadi di toko kue, karena itu menunjukkan usaha Anda untuk menyenangkannya. Tidak bisa masak? Mintalah bantuan ibu atau teman yang jago masak untuk membantu Anda.

 

6. Sering Tertawa
Ceritakan lelucon atau candaan yang membuat Anda dan pasangan tertawa. Tawa itu bisa menular, dan semakin sering Anda membuatnya tertawa, dia pun akan semakin nyaman berada di dekat Anda.

 

7. Peduli & Dengarkan Si Dia
Tanya pada pasangan, apa saja yang dia alami hari ini, dan dengarkan ketika dia bercerita. Jika pasangan sedang ada masalah, cukup dengarkan dengan seksama. Mungkin saja dia tidak memerlukan solusi dari Anda, tapi hanya butuh orang untuk meluapkan kekesalannya.

 

8. Terbuka
Katakan pada pasangan, apa yang Anda rasakan. Jangan berharap si dia tahu Anda punya masalah di kantor atau sedang kesal padanya tanpa Anda cerita. Ingat, dia bukan malaikat atau paranormal yang tahu segalanya.

 

9. Beri Hadiah
Tidak harus yang mahal, tapi cukup untuk membuatnya tahu seberapa besar perhatian Anda padanya. Kado bisa berupa benda-benda favoritnya, misalnya CD musik, novel, film atau buatkan makanan kesukaannya.






»»  READMORE...